Reksadana Pendapatan Tetap

Saat ini, ada berbagai cara yang bisa dilakukan untuk memperoleh passive income sehingga Anda tak perlu bekerja secara terus menerus untuk memperoleh pemasukan. Salah satunya adalah membangun usaha ternak dengan memanfaatkan Reksadana Pendapatan Tetap.

Ada banyak ide usaha ternak yang mempunyai prospek menjanjikan karena tingginya permintaan pasar hingga saat ini. Apa saja ide tersebut? Simak di bawah ini untuk mengetahuinya.

Referensi Usaha Ternak dengan Memanfaatkan Reksadana Pendapatan Tetap

Ada berbagai referensi usaha ternak yang bisa Anda pertimbangkan sebelum membangunnya. Berikut di antaranya:

  • Kambing

Kambing bisa menjadi salah satu usaha ternak yang patut dipertimbangkan karena memiliki prospek menarik. Hal ini disebabkan tingginya permintaan daging kambing untuk berbagai keperluan, mulai dari makanan sehari-hari hingga ibadah kurban di Hari Raya Idul Adha.

Selain itu, jenis kambing tertentu dapat menghasilkan susu yang bergizi dan dicari oleh masyarakat seperti kambing etawa. Waktu pemeliharaan kambing pun cukup singkat, yaitu 6 sampai 10 bulan saja.

  • Lebah Madu

Madu adalah makanan yang mempunyai berbagai manfaat baik bagi tubuh sehingga kerap dicari sebagai obat atau suplemen alami. Selain itu, madu juga sering digunakan untuk berbagai makanan karena rasanya yang manis.

Hal inilah yang membuat ternak lebah madu menjadi salah satu usaha menarik. Jarak masa panennya pun cukup singkat, yaitu sekitar tiga bulan dan tergantung dari musim bunga di sekitarnya.

  • Sapi Perah

Usaha lain yang bisa Anda bangun dengan memanfaatkan Reksadana Pendapatan Tetap adalah sapi perah. Hal ini disebabkan oleh tingginya permintaan konsumen akan susu sapi.

Susu sapi ini bisa dijual ke berbagai konsumen. Selain itu, Anda juga bisa menjadi pemasok susu ke berbagai pabrik.

Menariknya, satu ekor sapi bisa menghasilkan susu hingga 15 liter setiap harinya. Bila Anda memiliki belasan sapi perah dalam satu peternakan, tentu Anda bisa menghasilkan susu lebih banyak.

  • Bebek

Bebek adalah hewan yang bisa dimanfaatkan sebagai makanan. Tak hanya dagingnya, telur bebek juga kerap dicari oleh konsumen. Terlebih lagi, baik daging dan telur bebek mempunyai beragam gizi yang bermanfaat. Hal inilah yang membuat ternak bebek menjadi usaha yang menjanjikan.

Sebagai awal, Anda hanya perlu membeli beberapa ekor bebek. Setelah itu, Anda bisa mulai memberinya makan dan merawatnya. Menariknya, biaya perawatan bebek relatif rendah. Tak hanya itu, bebek juga tak perlu terlalu banyak pengawasan.

  • Ayam Petelur

Hingga saat ini, telur ayam menjadi salah satu bahan makanan favorit di Indonesia. Berbagai jenis makanan dapat dihasilkan dengan telur ayam. Bahkan, banyak keluarga yang membeli telur ayam sebagai stok di rumahnya. Tak hanya itu, telur ayam bisa dijual dengan harga yang cukup tinggi.

Oleh sebab itu, ternak ayam petelur bisa menjadi usaha yang menjanjikan dengan memanfaatkan modal dari hasil investasi Reksadana Pendapatan Tetap. Namun sebelum memulainya, Anda harus memastikan bahwa kandang memiliki kualitas yang baik dan kuat. Selain itu, ayam-ayam tersebut juga harus dipelihara dengan baik agar tidak sakit.

Apa itu Reksadana Pendapatan Tetap

  • Ayam Pedaging

Selain telur, ayam juga sering dimanfaatkan dagingnya, bahkan banyak restoran kelas dunia yang sering memanfaatkan daging ayam. Itulah mengapa ternak ayam pedaging masih menjadi salah satu usaha yang menjanjikan.

Namun, perlu diperhatikan bahwa ayam pedaging berbeda dengan ayam petelur. Biasanya, ayam pedaging mempunyai ukuran yang lebih besar dan daging lebih tebal. 

Selain itu, Anda harus memastikan bahwa ayam-ayam tersebut memperoleh gizi cukup dan perawatan berkualitas. Hal ini dapat mempengaruhi kesehatan dan kualitas daging ayam.

  • Sapi Pedaging

Daging sapi juga masih menjadi salah satu bahan makanan yang permintaannya cukup tinggi. Tak hanya oleh rumah tangga, namun juga industri rumah makan. Permintaan akan sapi pedaging pun akan semakin meningkat saat Hari Raya Idul Adha tiba.

Oleh sebab itu, sapi pedaging bisa menjadi ide usaha ternak untuk dipertimbangkan. Berbagai jenis sapi yang sudah terkenal bisa Anda gunakan untuk usaha ini sebagai sapi pedaging, seperti sapi brahman, sapi madura, dan sapi ongole.

Dari uraian di atas, dapat dipahami bahwa ada berbagai ide usaha ternak yang bisa Anda pertimbangkan sebagai passive income. Oleh sebab itu, Anda bisa mulai membangunnya dengan memanfaatkan hasil Reksadana berjenis Pendapatan Tetap.

Apa itu Reksadana Pendapatan Tetap? Ini adalah instrumen yang mayoritas portofolionya diinvestasikan ke pendapatan tetap seperti Obligasi serta Surat Berharga. Tak perlu bingung jika ingin mulai berinvestasi Reksadana jenis ini, karena perbankan prioritas DBS Treasures siap menjadi mitra. 

Pada DBS Treasures, pengelolaan investasi dilakukan Manajer Investasi terkemuka, sehingga kinerja produk semakin optimal. Anda akan mendapatkan banyak pengetahuan, mulai dari cara kerja Reksadana, analisis pasar, hingga peluang terkini. Selain itu, Anda bisa mengurangi risiko melalui diversifikasi penyebaran dana Anda ke berbagai jenis aset.

Anda akan didukung analisis pasar terkurasi dari tim ahli finansial yang mengomunikasikannya. Dapatkan peluang terkini yang sudah disesuaikan dengan profil risiko dan kebutuhan portofolio Anda, dimotori Artificial Intelligence/Machine Learning (AI-ML). Insight tersebut dilengkapi solusi terkurasi terkait investasi (Grow) dan asuransi (Protect), sehingga Anda dapat cepat dan yakin berinvestasi melalui media sesuai preferensi.

Kemudahan dalam genggaman! Anda bisa mengandalkan Aplikasi digibank by DBS untuk melakukan segala aktivitas dalam berinvestasi. Mulai dari jual, beli, switching, dan proses registrasi SID (Single Investor Identification).

Beragam keuntungan dan kemudahan berinvestasi Reksadana Pendapatan Tetap ini hanya bisa Anda dapatkan bersama DBS Treasures. Melalui investasi yang berpotensi menguntungkan, Anda bisa segera membangun usaha ternak Anda! Tertarik untuk mulai investasi sekarang? Dapatkan informasi lebih lanjut dengan klik di sini!