KKP-MSC kumpulkan pemasok-pembeli barang seafood pada Harkannas 2023
Poin penting dari rumusan hal itu adalah pentingnya dukungan kebijakan pemerintah pusat kemudian juga daerah …..

Jakarta – Kementerian Kelautan kemudian Perikanan (KKP) bersama organisasi nirlaba internasional Marine Stewardship Council (MSC) mengumpulkan pemasok kemudian juga pembeli barang seafood pada peringatan Hari Ikan Nasional (Harkannas) ke-10 tahun 2023.

Direktur Pemasaran Ditjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan kemudian juga Perikanan (PDSPKP)  KKP Erwin Dwiyana saat membuka kegiatan bertajuk "Supplier & Buyer Gathering Produk Seafood Berkelanjutan" pada Jakarta Pusat, Selasa, mengungkapkan bahwa sebagai negara maritim dengan sumber daya kelautan serta perikanan yang digunakan dimaksud melimpah, kesadaran terhadap isu keberlanjutan masih menjadi tantangan tersendiri.

Karena itu, kata dia, Harkannas yang digunakan dimaksud diperingati setiap tanggal 21 November menjadi momentum bersama untuk mengingat kembali pentingnya menjaga kelestarian laut sebagai sumber kehidupan.

Pertemuan ini merupakan perbuatan lanjut dari “Roundtable Discussion Seafood Berkelanjutan Indonesia” yang digunakan digunakan digelar oleh Direktorat Pemasaran PDSPKP KKP bersama MSC pada 9 Juni 2023.

"Poin penting dari rumusan yang mana disebut adalah pentingnya dukungan kebijakan pemerintah pusat serta daerah sekaligus pendampingan iklan juga pemasaran barang seafood berkelanjutan," ungkap Erwin.

Ia berharap, pertemuan ini menjadi wadah yang mana digunakan mempertemukan pemasok item seafood berkelanjutan serta juga bersertifikat Chain of Custody MSC dengan buyer lokal, khususnya hotel, restoran, serta katering (horeka) serta ritel domestik.

"Pertemuan bertujuan membuka akses pasar domestik untuk item seafood berkelanjutan bagi konsumen," tuturnya.

Sementara itu, Direktur Program MSC Indonesia Hirmen Sofyanto pada tempat yang dimaksud mana identik mengungkapkan bahwa kegiatan yang mana disebut juga bertujuan memperkuat kapasitas pelaku usaha perikanan dalam negeri mengenai rencana strategis sistem ketelusuran nasional serta pengalaman industri yang digunakan berkelanjutan dalam menerapkan traceability dalam rantai pasoknya.

Kemudian, meningkatkan penyebaran informasi mengenai upaya kemudian produk-produk perikanan berkelanjutan yang dimaksud digunakan menjadi salah satu upaya dalam pemasaran produk-produk Indonesia, serta mengupayakan kampanye Gemarikan (Gerakan Memasyarakatkan Makan Ikan) dengan menambahkan nilai unsur keberlanjutan perikanan.

Kegiatan ini dihadiri oleh Dirjen Penguatan Daya Saing Produk Kelautan dan juga juga Perikanan (PDSPKP) KKP Budi Sulistyo sebagai, lalu perwakilan perusahaan perikanan dalam negeri, Horeka serta Ritel, Dinas Kelautan juga Perikanan (DKP) Provinsi Jawa Timur, NTB, serta Maluku, perwakilan IPB University, hingga Non Governmental Organization (NGO).